Posts

Showing posts with the label Cerita Hati

Lakukanlah Sepuasmu, Karena Waktu Tak Kan Kembali Untuk Memperbaiki

Dia sok lugu, namun dibelakang menghisap Dia sok baik, namun dibelakang menusuk Dia sok polos, namun di belakang menggigit Dia sok peduli, namun dibelakang menyukuri Teruslah bermain dengan kepura-puraanmu Jika dengan itu kau mendapat perhatian Teruslah bermain dengan kemunafikanmu Jika itu membuatmu merasa jadi idola Mungkin dia lupa klo dunia ini tak lama Dia merasa masih bisa melakukan segalanya Dia masih memiliki teman disampingnya Tapi percayalah itu tak selamanya Yang kau dapat hari ini adalah karmamu di masa lalu Coba belajar dan renungkan... Lambat laun pun orang akan muak Melihat kebaikan tanpa murninya ketulusan Belajarlah menghargai dan berterima kasih Kepada orang yang membantumu tanpa pamrih Bukan dengan sikap senga dan arogan yang kau beri Melainkan cukup senyum ramah dan berarti

(bukan) Wanita Rapuh

Dan dia hanya wanita bodoh yang berusaha memberikan kepercayaan namun dibalas kedustaan semoga saja hatinya lebih kuat dari sekedar karang  yang ketika dihancurkan akan tetap tegar Wanita itu tidak serapuh yang Pria pikirkan....

Rasa diatas Perbedaan

Pertemuan itu karena Tuhan yang mengijinkan, lalu mengapa agama yg memisahkan? Selama saling menghormati dan tidak memaksa satu sama lain, lalu mengapa harus disudahi? Yang saya pahami adalah Tuhan tidak mungkin salah mempertemukan umatnya jika pun berbeda, itu hanya untuk mengingatkan bahwa perbedaan itu menguatkan bukan menjadi kelemahan... Dan apabila hasil akhirnya tak sejalan, setidaknya qta pernah belajar arti sebuah persahabatan diatas perbedaan...

Hanya Pemeran

Dan saya hanya sebagai pemeran yg memainkan peranan, jika sang sutradara menakdiran pertemuan maka terjadilah pertemuan dan begitupun sebaliknya... Saya tak punya kuasa apapun untuk merubah skenario yg sudah ada menjadi seperti yg saya inginkan... Sekali lagi saya hanyalah pelakon, bukan pengatur kisah, maka apapun yg tertulis di naskah saya wajib menjalankannya, termasuk ketika kisahnya tak seperti yang diharapkan...

Sebatas Catatan (3)

Jika sama2 yakin, lalu mengapa dibilang berbeda...??? Jika sama2 percaya, lalu mengapa seolah tak bisa bersama??  Jika kanan dan kiri saja bisa saling melengkapi meski tak sama lalu mengapa yang saling mengisi tak bisa sejalan beriringan dalam satu jalur yang ada???

Caraku Bahagia (2)

Jika bahagiamu membuat seseorang kehilangan bahagianya, apa km akan melepaskannya? Lalu dia menjawab "iya" karna bagiku kebahagiaan itu adalah bahagianya.... Sakit itu pasti, tp akan lebih menyakitkan lagi jika berbahagia namun membuatnya menangis....  Perlahan waktu akan mengobati sakitku, namun waktu tak mungkin akan mengulang saat2 indah yang harusnya ku lewati bersamanya.

Caraku Bahagia

Melihat yang lain bahagia lalu km juga ikut bahagia? "itu pasti" meskipun nyatanya bahagiaku saja masih mengatung entah dimana lalu haruskah aku menggantungkan bahagiaku pada mereka yg sepertinya bahagia?  "tentu tidak" karena bagiku bahagia itu milik semua hanya saja cara dan saatnya yg berbeda....

Cinta itu Hak Setiap Insan

"Karena cinta merupakan hak setiap orang dalam asa dan bahagianya….." Jika kamu tahu pada akhirnya akan mati, lalu mengapa kamu masih bernafas hingga hari ini..??? Sama seperti halnya mencintai diatas perbedaan, meskipun endingnya mungkin perpisahan yang terjadi namun kamu tetap berusaha menjalani dengan baik, karena apa..?? Karena disela-sela itu, ada harapan baik yang terukir. Meskipun kamu tahu endingnya tak sempurna, namun kamu berusaha menjadikannya cerita. Tak ada yang salah dengan perbedaan, bukankah lebih berwarna jika tak seragam…???  Jika bahagia mampu dilukis dari perbedaan, lalu mengapa yang sama seolah tak bisa berjalan beriringan..???  Jika cinta itu milik setiap insan, lalu mengapa keimanan yang jadi penghalang… Cinta itu datangnya tak terduga, tak bisa dipilih juga dengan siapa…jadi jika rasa itu datang, maka hargailah…karena dia tidak datang dengan sembarangan…ada kuasa Tuhan disana yang mengijinkan… Lalu jika Tuhan...

Kembalinya Hati

Dan kini dirinya jadi bagian kedua, saat sang hati kembali menjadi yang pertama...

Rinduku (3)

Image
Gemuruh hujan memecah kesepian dengan suasana berbeda kali ini nyatanya memang beda dan sangat beda Aku tak lagi menemukan sosok yg selalu duduk di dekat tv sambil memandang ku aku tak lagi melihat tawa renyah itu saat dia menyapaku dan aku juga tak mendengar suaranya saat memanggil dan mencariku....  Kini semua rasanya sudah tak lagi sama meski hanya raga yg terpisah namun kenyataannya kami tak lagi bisa memeluk dan menciumnya....

Pelukan Tuhan

Saat semua orang sudah melangkah bahkan berlari 1000 langkah  dan kau masih tertatih dengan satu langkah yang terbata2 maka percayalah bahwa sesungguhnya  Tuhan hanya ingin memelukmu lebih lama dari yang lainnya....

Jiwa

Jika ada sebuah ketulusan dengan rasa setia maka mungkin aku tak kan menyebutnya cinta, melainkan jiwa Karena jiwa tak kan pernah pergi meninggalkan  demi sebuah alasan yang disengaja....

Kebodohan Mengecewakan

Pada akhirnya kebodohan itulah yang mengecewakan  dan mengapa selalu ada pengecewaan atas nama keluguan...???

Rinduku (2)

Untuk menahan tangis atas sebuah kesedihan itu rasanya sulit sekali Dan maafkan jika secara perlahan aku tak mampu membendungnya lalu kemudian menetes diantara kedua mata ini.... Aku rindu.... Rindu padamu Mbah....  Sekuat apapun aku mencoba memendam Nyatanya aku tetap tak mampu....

Rinduku

Image
Tak mudah memang menghapus duka akan sebuah kehilangan. Meski kemarin aku coba bertahan dan bersembunyi dalam ketegaran, nyatanya memang kesedihan itu masih terasa mendalam.  Aku tak punya banyak waktu untuk membahagiakanmu, bahkan disaat terakhir pun aku tak mampu memberimu waktuku. Seandainya saja Tuhan mengulang kembali dan memberiku satu kesempatan, maka aku akan setia disampingmu saat engkau memanggil manggil namaku di sisa nafasmu, di denyut terakhir nadimu dan dipenghuj ung hidupmu. Kini aku hanya bisa merindukanmu tanpa mampu lagi membendung air mata yang terlanjur menetes deras dipipi. Ain kangen mbah..... kangen banget... yang tenang ya disana...  Maaf belum bisa jadi cucu yang sempurna dan membanggakan. Mungkin sekarang mbah udah ketemu papa dan mbah ndut disana, bilang ke mereka klo ain juga kangen...   Tanyaku, kenapa kalian pergi saat saya tak ada??????

Caraku Mencintai

Cara terakhir mencintai orang yg tidak mencintaimu adalah dengan ikhlas melepaskannya bahagia dengan orang lain.....

Pilu Seorang Ibu

Si ibu bersedih, saat anaknya tak menganggap meski ada.... Si ibu tertawa, hanya untuk bersembunyi atas pilunya... Si ibu seolah bahagia, menutup setiap gejolak yang ada demi senyum malaikat kecilnya... Bu... Aku tahu engkau terluka atas sikapnya... Deminya kau lakukan semua, namun dia membalas tak sebanding dengan letihmu... Mungkin dia lupa bu, bahwa dia terlahir juga sebagai wanita... Yang kelak menjadi seorang ibu, jika Tuhan menyetujuinya...  Saat ini, dia bisa saja berlaku semena-mena padamu... Namun yakinlah bu, karma itu pasti ada.... Jika kau tak merestuinya, impian sempurna pun tak kan pernah jadi nyata... Bersabarlah bu, kelak sang karma akan menunjukkan kebenarannya... Bahwa dirimu tetaplah seorang ibu, meski ragamu dilupakan dengan sengaja...

K.A.M.U

Kamu itu lucu... Terkadang kamu tak ingin diabaikan, tapi tak sengaja mengabaikan Kamu itu gengsi.... Memberikan ruang bebas, nyatanya ada rasa cemburu Kamu itu antik... Berusaha tenang, padahal sangat ingin mencari tahu Meskipun begitu, tapi saat ini memang kamu yang mengisi hariku Aku tak peduli dengan perbedaan Karena sayang tak pernah memandang itu semua Tuhan tak pernah salah mempertemukan cinta Lalu mengapa berusaha menjadikannya masalah Kamu sudah lebih dewasa, dan aku masih terus belajar menyeimbangimu Usia dan status juga bukan penghalang untuk hati saling mengenal lebih dalam Biarkan saja waktu berjalan dan kita menikmatinya Jika Tuhan sudah memberikan keputusan, maka baru kita menjalani takdirnya Terima kasih telah mengisi Menjadikanku lebih berarti Meski terkadang rasa ego masih lebih menguasai Namun terselip sayang tulus dalam hati  

Karena Tuhan selalu tahu, siapa yang terbaik yang pantas menjadi pendamping jiwamu...

Pernahkah kamu mengalami kekecewaan...? Pernahkah kamu ditinggal tanpa alasan...? Pernahkah kamu menunggu tanpa kepastian....? dan pernahkan kamu bertahan tapi tak diindahkan...? Mungkin saat kamu mengalami kesemua hal diatas, ada rasa hancur yang kamu dapat. Ada air mata yang menetes, ada sebuah penyesalan, dan pastinya ada sejuta pertanyaan namun tak kunjung mendapat jawaban. Masa-masa itu akan semakin sulit dilalui jika kamu masih saja bertahan dalam pahit. Sembuhkan lukamu...lalu bangkit dan tersenyumlah...!!! Tuhan tidak akan pernah salah memberi makna dalam setiap kisah. Mungkin saat ini kamu terluka, tapi itu tidak selamanya. Perlahan namun pasti Tuhan mengganti dukamu dengan pelangi keindahan. Ada warna lain yang siap mengukir cerita manis dalam bait kisah takdir yang tertulis dalam buku hidupmu. Bersabarlah....!!!! Yang pernah menyakiti, akan menerima kembali hasil karmanya. Yang baik dan tulus, akan tetap terlihat bercahaya meskipun dilempar ke dalam kotoran. Ta...

23 Juni 2016

Hari itu, Kamis ( 23 Juni 2016), mbah benar2 pergi untuk selamanya. Bukan hanya candaan atau gurauan, namun inilah nyatanya. Detak jantungmu berhenti, nafasmu pun tak ku dengar lagi. Iyaahh....ini memang benar, mbah telah berpulang selamanya. Om Sorgantu, Moksantu, Sunyantu, Murcantu. Om Ksama Sampurna Ya Namah Svaha . Semoga engkau tenang dalam peristirahatanmu yang abadi mbah.... Aku kehilangan lagi sosok yang aku sayang. Meski hanya sebentar aku bisa merawatnya, rasanya masih belum cukup waktu untuk bersamanya. Banyak hal dan impiannya yang belum sempat aku wujudkan, termasuk memintaku untuk memberinya cucu mantu. Dan inilah yang menjadi penyesalanku untuknya. Sekuat apapun aku mencoba berusaha membahagiakannya, namun jika mengingat penyesalanku maka rasanya akan selalu ada yang kurang. Bahkan sampai akhir hayatnya, aku pun belum mampu mengabulkannya. Maafkan cucumu ini mbah.....aku belum mampu bukan karena aku tak mau, tapi aku tak ingin pernikahanku hanya sesaat. Yang ak...